Pembukaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Peserta Didik Baru SMAN 1 Kateman Tahun Pelajaran 2026/2027
Kateman, 6 Juli 2026 — SMAN 1 Kateman secara resmi membuka kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi peserta didik baru Tahun Ajaran 2026/2027 pada Senin (6/7). Kegiatan yang dilaksanakan di lingkungan SMAN 1 Kateman tersebut menjadi awal rangkaian pembinaan bagi peserta didik baru sebelum memasuki proses pembelajaran pada tahun ajaran yang baru.
Acara pembukaan dihadiri oleh Kepala SMAN 1 Kateman, Hj. Herwati A, M.Pd., Ph.D., dewan guru, panitia pelaksana MPLS, tenaga kependidikan, serta seluruh peserta didik baru. Suasana berlangsung dengan tertib dan khidmat sebagai penanda dimulainya kegiatan MPLS yang akan dilaksanakan selama beberapa hari sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan oleh sekolah.
Kegiatan diawali dengan pembukaan acara, kemudian dilanjutkan dengan peresmian MPLS oleh Kepala SMAN 1 Kateman, Hj. Herwati A, M.Pd., Ph.D. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa MPLS merupakan tahapan penting bagi peserta didik baru untuk mengenal lingkungan sekolah sekaligus mempersiapkan diri menghadapi proses pembelajaran di jenjang pendidikan menengah atas. Menurutnya, kegiatan ini bukan hanya bertujuan memperkenalkan lingkungan sekolah, tetapi juga membentuk karakter, menanamkan nilai kedisiplinan, serta menumbuhkan semangat belajar sejak hari pertama peserta didik memasuki dunia SMA.
Hj. Herwati A, M.Pd., Ph.D. juga menjelaskan bahwa SMAN 1 Kateman saat ini telah menjadi sekolah model yang menerapkan pendekatan Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) serta mulai mengintegrasikan Kecerdasan Artifisial (Artificial Intelligence/AI) dalam proses pembelajaran. Menurut beliau, penerapan kedua pendekatan tersebut merupakan bentuk komitmen sekolah dalam meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus mempersiapkan peserta didik menghadapi tantangan perkembangan teknologi dan kebutuhan dunia kerja di masa depan.
«"SMAN 1 Kateman telah menjadi sekolah model yang menerapkan Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) dan mulai mengintegrasikan Kecerdasan Artifisial (Artificial Intelligence) dalam proses pembelajaran. Saya berharap seluruh peserta didik baru mampu memanfaatkan perkembangan teknologi secara bijak, tidak hanya sebagai pengguna, tetapi juga sebagai sarana untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis, kreativitas, dan prestasi belajar," ujar Hj. Herwati A, M.Pd., Ph.D.»
Selain menyampaikan arah pengembangan sekolah, beliau juga menekankan pentingnya pembentukan karakter melalui penerapan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat. Menurutnya, keberhasilan seseorang tidak hanya ditentukan oleh kemampuan akademik, tetapi juga oleh kebiasaan baik yang dilakukan secara konsisten dalam kehidupan sehari-hari.
«"Saya mengajak seluruh peserta didik baru untuk membiasakan diri menerapkan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat dalam kehidupan sehari-hari. Apabila kebiasaan tersebut dijalankan secara konsisten, insyaallah akan menjadi bekal penting untuk meraih kesuksesan di masa depan," pesan Hj. Herwati A, M.Pd., Ph.D. kepada seluruh peserta didik baru.»
Pelaksanaan MPLS Tahun Ajaran 2026/2027 bertujuan membantu peserta didik baru beradaptasi dengan lingkungan sekolah, mengenal berbagai fasilitas yang tersedia, memahami sistem pembelajaran, serta mengetahui program-program akademik maupun nonakademik yang dapat mendukung pengembangan potensi diri. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi media untuk memperkenalkan visi dan misi sekolah, budaya positif, serta nilai-nilai yang menjadi landasan dalam membangun lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan kondusif.
Usai acara pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh panitia MPLS bersama para guru. Materi yang diberikan meliputi pengenalan lingkungan sekolah, tata tertib dan peraturan sekolah, program akademik, organisasi kesiswaan, kegiatan ekstrakurikuler, pendidikan karakter, pencegahan perundungan, serta pemanfaatan teknologi digital secara bertanggung jawab. Seluruh materi disampaikan secara edukatif, interaktif, dan berorientasi pada pembentukan karakter peserta didik.
Peserta didik baru juga diperkenalkan dengan berbagai fasilitas sekolah, seperti ruang kelas, laboratorium, perpustakaan, ruang pelayanan, lapangan olahraga, serta sarana dan prasarana lain yang mendukung kegiatan belajar mengajar. Melalui pengenalan tersebut, peserta didik diharapkan mampu memahami fungsi setiap fasilitas sekaligus menjaga dan memanfaatkannya dengan penuh tanggung jawab.
Selama mengikuti MPLS, peserta didik baru tampak antusias mengikuti setiap rangkaian kegiatan. Mereka berpartisipasi aktif dalam berbagai sesi pengenalan sekolah, berdiskusi dengan guru dan panitia, serta mulai membangun komunikasi dengan sesama peserta didik baru. Suasana yang hangat dan kondusif diharapkan mampu membantu proses adaptasi sehingga peserta didik merasa nyaman dalam menjalani kehidupan sekolah.
Dengan resmi dibukanya MPLS Tahun Ajaran 2026/2027, SMAN 1 Kateman kembali menegaskan komitmennya untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang adaptif terhadap perkembangan zaman tanpa mengesampingkan pembentukan karakter. Melalui kegiatan ini, sekolah berharap seluruh peserta didik baru dapat mengenal lingkungan sekolah dengan baik, memahami nilai-nilai yang dijunjung tinggi oleh sekolah, serta siap mengikuti proses pembelajaran secara aktif, disiplin, dan bertanggung jawab selama menempuh pendidikan di SMAN 1 Kateman.